Minat Pemuda dalam Berusahatani Organik (Kasus: Kampung Ciharashas, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Provinsi Jawa Barat)

Authors

  • Nurul Fauziyah Utami Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Dramaga Bogor 16680, Indonesia
  • Rai Sita Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Dramaga Bogor 16680, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29244/jskpm.v10i2.1490

Keywords:

faktor internal, faktor eksternal, minat pemuda, usahatani organik

Abstract

Telah terjadi penuaan petani disertai rendahnya minat pemuda dalam sektor pertanian. Minat tersebut terbentuk sesuai dengan faktor yang mempengaruhinya. Penerapan pertanian organik dinilai menjadi jawaban yang mampu memberikan pendapatan lebih tinggi dan berpotensi di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat pemuda dalam berusahatani organik serta faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif didukung oleh data kualitatif. Responden sebanyak 45 orang dipilih menggunakan teknik acak proporsional yang terdiri atas pemuda Ciharashas berusia 18-40 tahun. Hasil penelitian membuktikan bahwa minat pemuda dalam berusahatani organik tergolong rendah. Manfaat yang didapatkan dari usahatani belum sesuai dengan usaha besar yang telah diberikan dalam waktu lama. Hasil uji statistik dengan regresi logistik biner menunjukkan bahwa terdapat faktor internal berupa pengalaman dalam berusahatani organik dan faktor eksternal berupa besarnya dukungan pemerintah terbukti berpengaruh terhadap minat pemuda dalam berusahatani organik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifah, A., Murnita, M., & Gusriati, G. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam menerapkan usahatani padi organik (Oryza sativa L.) di Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. Menara Ilmu, 15(1), 1–9. https://doi.org/10.31869/mi.v15i1.2338

Arvianti, E. Y., Masyhuri, Waluyati, L. R., & Darwanto, D. H. (2019). Gambaran krisis petani muda di Indonesia. Agriekonomika: Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 8(2), 168–180. https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v8i2.5429

Badan Pusat Statistik. (2019). Hasil Survei Pertanian Antar Sensus (SUTAS) 2018.

Badan Pusat Statistik. (2022). Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Agustus 2022.

Dayat, D., Anwarudin, O., & Makhmudi, M. (2020). Regeneration of farmers through rural youth participation in chili agribusiness. International Journal of Scientific & Technology Research, 9(3), 1201–1206.

Dharmawan, K. S., & Sunaryanto, L. T. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap pemuda terhadap pekerjaan di bidang pertanian di Desa Bringin Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 4(2), 134–141. https://doi.org/10.37046/agr.v4i2.9781

Effendy, L., Maryani, A., & Azie, A. Y. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat pemuda perdesaan pada pertanian di Kecamatan Sindangkasih, Ciamis. Jurnal Penyuluhan, 16(2), 277–288. https://doi.org/10.25015/16202030742

Farmia, A. (2020). Minat generasi muda terhadap pertanian organik: Efeknya pada pengembangan budidaya padi organik di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Gontor AGROTECH Science Journal, 6(3), 299–312. https://doi.org/10.21111/agrotech.v6i3.4944

Jahja, Y. (2011). Psikologi Perkembangan. Kencana

Junaedi, A. J., Anwarudin, O., & Makhmudi, M. (2020). Dinamika kelompok tani terhadap minat generasi muda pada kegiatan usaha tani padi (Oryza sativa L.) di Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(3), 501–512. https://doi.org/10.47492/jip.v1i3.101

Makabori, Y. Y., & Tapi, T. (2019). Generasi muda dan pekerjaan di sektor pertanian: Faktor persepsi dan minat (Studi kasus mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari). Jurnal Triton, 10(2), 1–20.

Mubarok, M. (2013). Manajemen Praktis Kewirausahaan. Graha Pustaka Media Utama.

Nugraha, Y. A. (2012). Hubungan orang tua, media massa, dan teman dengan sikap pemuda terhadap pekerjaan di bidang pertanian (Kasus pemuda di Desa Cipendawa dan Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur) [Tesis magister, Institut Pertanian Bogor]. Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Organic Institute, Yayasan Alifa, & Kombas.id. (2019). Statistik Pertanian Organik Indonesia 2019. Aliansi Organis Indonesia.

Panurat, S. M. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani dalam berusahatani padi di Desa Sendangan Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa. COCOS, 4(5), 1–12. https://doi.org/10.35791/cocos.v4i5.4492

Downloads

Published

2026-06-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Minat Pemuda dalam Berusahatani Organik (Kasus: Kampung Ciharashas, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Provinsi Jawa Barat)”, jor. sains. kom. peng. masy., vol. 10, no. 2, pp. 60–74, Jun. 2026, doi: 10.29244/jskpm.v10i2.1490.