Efektivitas Kampanye Cegah Stunting Melalui Media Sosial Instagram(Kasus: Instagram @genbestid Kementerian Komunikasi dan Informatika)
DOI:
https://doi.org/10.29244/jskpm.v9i2.1506Keywords:
efektivitas, instagram, kampanye, stuntingAbstract
Masalah stunting merupakan isu yang serius karena berkaitan erat dengan kualitas generasi yang akan datang. Kementerian Komunikasi dan Informatika (saat ini Kementerian Komunikasi dan Digital) memanfaatkan hadirnya media sosial untuk melakukan kampanye cegah stunting (tengkes), bernama kampanye Genbest. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kampanye Genbest di Instagram, serta hubungan antara karakteristik individu, pesan kampanye, dan keterdedahan terhadap akun @genbestid dengan efektivitias kampanye. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei dan didukung pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye Genbest telah efektif dalam meningkatkan pengetahuan (kognitif), memunculkan respon emosional positif (afektif), dan mendorong khalayak menerapkan pesan kampanye (konatif). Hubungan nyata ditemukan pada variabel usia dengan konatif, isi pesan dan struktur pesan dengan kognitif dan afektif, serta sumber pesan dengan afektif dan konatif. Selain itu, durasi akses akun @genbestid juga berhubungan nyata dengan kognitif.
Downloads
References
Andika, G. N. (2023). Efektivitas kampanye komunikasi #VaksinHarusLengkap dalam mendukung program vaksinasi Covid-19 [Skripsi, Institut Pertanian Bogor]. IPB Repository. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/117057
Aiwan, T. Y. (2013). Efektivitas Pesan Iklan Tresemme menggunakan Customer Response Index (CRI) pada Perempuan di Surabaya. J E-KOMUNIKASI, 1(2), 298–307. https://publication.petra.ac.id/index.php/ilmu-komunikasi/article/view/914
Astuti, W. S., Arifin, H. S., & Fuadi, I. (2020). Hubungan antara informasi stunting pada akun Instagram @1000_hari dengan sikap followers terhadap pencegahan stunting. Al Ma’arif: Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya, 2(1), 1–8. https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/ALMAARIEF/article/view/1098
Bender, G. W. (2022). Strategi komunikasi kampanye Sadar Stunting 2021 melalui KOL. Jurnal Pariwara, 2(1), 14–24. https://doi.org/10.31294/pariwara.v2i1
Effendi, S., & Tukiran. (2012). Metode penelitian survei. Jakarta, Indonesia: LP3ES.
Effendy, O. U. (2005). Ilmu Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya.
Firdaus, A. M., & Hadiyanto. (2021). Efektivitas Instagram sebagai media promosi produk olahan pertanian kopi di Rumah Kopi Sunda Hejo. JSKPM (Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat), 5(6), 895–907. https://doi.org/10.29244/jskpm.v5i06.924
Gregory, A. (2010). Planning and managing public relations campaigns: A strategic approach (3rd ed.). London, England: Kogan Page.
Pemerintah Republik Indonesia. (2015). Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Komunikasi Publik. https://jdih.komdigi.go.id/produk_hukum/view/id/500/t/instruksi+presiden+nomor+9+tahun+2015+tanggal+25+juni+2015
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia 2022. Promkes Kemenkes. https://promkes.kemkes.go.id/materi-hasil-survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2022
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1928/2022 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting. https://peraturan.bpk.go.id/Details/280046/keputusan-menkes-no-hk0107menkes19282022
Korda, H., & Itani, Z. (2013). Harnessing social media for health promotion and behavior change. Health Promotion Practice, 14(1), 15–23. https://doi.org/10.1177/1524839911405850
Morissan, M. A. (2008). Manajemen media penyiaran: Strategi mengelola radio dan televisi. Kencana.
Morissan, M. A. (2010). Periklanan: Komunikasi pemasaran terpadu. Penerbit Kencana.
NapoleonCat. (2024, August). Instagram users in Indonesia August 2024. https://napoleoncat.com/stats/instagram-users-in-indonesia/2024/08/
Pajriah, S. N., Nugroho, D. R., & Alamsyah, F. F. (2019). Analisis hubungan keterdedahan media dengan partisipasi berpolitik mahasiswa pada program Indonesia Lawyers Club di TV One (Kasus mahasiswa Ilmu Politik Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta). Jurnal Penelitian Sosial dan Ilmu Komunikasi, 3(2), 96–109. https://doi.org/10.33751/jpsik.v3i2.1294
PR Newswire. (n.d.). New survey reveals teens get their news from social media and YouTube. https://www.prnewswire.com/news-releases/new-survey-reveals-teens-get-their-news-from-social-media-and-youtube-300900557.html
Puspita, A. D., Karo, S. B., Kurniawati, L. S. M. W., Harry, & Fernando, J. (2022). Determinasi pesan kampanye #MYBABYTREE di akun Instagram @wwf_id terhadap partisipasi followers dalam melakukan pelestarian hutan. Jurnal Media dan Komunikasi Sains, 5(2), 69–79. https://doi.org/10.29303/jcommsci.v5i2.173
Rodman, G. (2006). Mass media in a changing world (1st ed.). McGraw-Hill, Inc.
Sherlina, & Aristhya, I. P. (2024). Pengaruh kualitas konten stunting di Instagram @rembankab dan tingkat keterdedahan terhadap perubahan perilaku followers. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 3(3), 68–79. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/JIMU/article/view/40224
Syabrina, R. A. N. (2017). Efektifitas dan Efisiensi Komunikasi Pada Penyelenggaraan Festival Damar Kurung Gresik Tahun 2017 [Skripsi Universitas Airlangga]. https://repository.unair.ac.id/70857/
United Nations, Department of Economic and Social Affairs, Population Division. (2015). Population 2030: Demographic challenges and opportunities for sustainable development planning (ST/ESA/SER.A/389). https://www.un.org/en/development/desa/population/publications/pdf/trends/Population2030.pdf
Venus, A. (2018). Manajemen kampanye: Panduan teoritis dan praktis dalam mengefektifkan kampanye komunikasi publik (Edisi revisi). Simbiosa Rekatama Media.
Downloads
Published
License
Articles published in Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license. You are free to copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the title of the work, journal citation, link to the DOI, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.
Copyright on articles is retained by the respective author(s), without restrictions. A non-exclusive license is granted to Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat to publish the article and identify itself as its original publisher, along with the commercial right to include the article in a hardcopy issue for sale to libraries and individuals.
By publishing in Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, authors grant any third party the right to use their article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.



