Pengaruh Peran Aktor Terhadap Tingkat Keberdayaan Rumah Tangga Nelayan dalam Menghadapi Perubahan Iklim (Kasus: Nelayan Desa Bontosunggu, Kepulauan Selayar)
DOI:
https://doi.org/10.29244/jskpm.v10i2.1537Keywords:
pemberdayaan masyarakat, peran aktor, tingkat keberdayaanAbstract
Indonesia sebagai negara kepulauan yang rentan terhadap perubahan iklim, terutama di wilayah pesisir seperti Desa Bontosunggu. Perubahan iklim secara signifikan, memengaruhi hasil tangkapan dan pola cuaca yang berdampak langsung pada kehidupan rumah tangga nelayan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peran aktor terhadap tingkat keberdayaan rumah tangga nelayan di Desa Bontosunggu, Bontoharu, Kepulauan Selayar. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif dengan responden sebanyak 45. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi logistik ordinal dengan bantuan software IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan perubahan iklim berdampak terhadap frekuensi melaut dan perubahan alat tangkap, kemudian peran aktor secara simultan berpengaruh terhadap tingkat keberdayaan rumah tangga nelayan sebesar 81,2 persen, dan secara parsial semakin tinggi tingkat kepentingan dan tingkat pengaruh aktor, maka semakin besar kecenderungan rumah tangga nelayan untuk memiliki tingkat keberdayaan yang lebih tinggi.
Downloads
References
Alfriansyah, A., Afdhal, A., Mustanir, A., Faried, A. I., Mursalat, A., Kusnadi, I. H., Fauzan, R., Amruddin, Siswanto, D., Widiyawati, R., & Abdurohim. (2022). Pemberdayaan masyarakat. PT Global Eksekutif Teknologi.
Akbar, T., & Huda, M. (2017). Nelayan, lingkungan, dan perubahan iklim (Studi terhadap kondisi sosial ekonomi pesisir di Kabupaten Malang). WAHANA, 68(1), 49–52. https://doi.org/10.36456/wahana.v68i1.630
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. (2021). Peta Rata-Rata Curah Hujan Dan Hari Hujan Periode 1991-2020 Indonesia. Jakarta: Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG.
Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. (2024, 14 Desember). Bidang perekonomian dan SDA melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan Dinas Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Kepulauan Selayar. https://bappelitbangda.sulselprov.go.id/detailpost/bidang-perekonomian-dan-sda-melakukan-monitoring-dan-evaluasi-kegiatan-dinas-kelautan-dan-perikanan-di-kabupaten-kepulauan-selayar
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Selayar. (2020). Curah hujan pada Stasiun Meteorologi Benteng di Kepulauan Selayar 2020. https://selayarkab.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDcjMg==/curah-hujan-pada-stasiun-meteorologi-benteng-di-kepulauan-selayar.html
Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Selayar. (2023). Produksi ikan laut menurut kecamatan di Kabupaten Kepulauan Selayar (ton), 2020–2022. https://selayarkab.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjQjMg==/produksi-ikan-laut-menurut-kecamatan-di-kabupaten-kepulauan-selayar.html
Batukh, D. A. (2023). Hubungan antara pola adaptasi dampak perubahan iklim dan pendapatan nelayan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Bumi Lestari, 23(1), 18–32. https://doi.org/10.24843/blje.2023.v23.i01.p03
Darnah. (2011). Regresi logistik ordinal untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku sexual remaja. Jurnal Eksponensial, 2(1), 47–52.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Selayar. (2022, December 25). Camat Takabonerate imbau wargaya untuk tidak melaut. https://kepulauanselayarkab.go.id/camat-takabonerate-imbau-wargaya-untuk-tidak-melaut
Effendi, S., & Tukiran. (2012). Metode Penelitian Sosial. LP3ES
Ferina, N. N. D. A. (2021). Strategi adaptasi nelayan di Kenjeran, Kecamatan Sukolilo Larangan, Kabupaten Surabaya, Provinsi Jawa Timur dalam menghadapi ekologinya. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, 2(1), 115–127.
Firmansyah, H. (2012). Ketercapaian indikator keberdayaan masyarakat dalam Program Pemberdayaan Fakir Miskin (P2FM) di Kota Banjarmasin. Jurnal Agribisnis Perdesaan, 2(2), 172–180.
Gardner, J. R., Rachlin, R., & Sweeny, H. W. A. (1986). Handbook of strategic planning. John Wiley & Sons.
Green Network. (2023, April 6). Nelayan di tengah krisis iklim dan liberalisasi penangkapan ikan. https://greennetwork.id/ikhtisar/nelayan-di-tengah-krisis-iklim-dan-liberalisasi-penangkapan-ikan/
Hakim, A. L., Handoko, P., Nugroho, A., Sanjaya, N., Hadiono, A., Mulyani, I., Nasir, & Firdaus, S. A. (2023). Analisis peran aktor dalam kebijakan kemandirian petani konservasi lahan melalui program Flood Management in Selected River Basins (FMSRB). Jurnal Administrasi Publik, 14(2), 136–152.
Handoko, E. Y., Yuwono, & Ariani, R. (2019). Analisis kenaikan muka air laut Indonesia tahun 1993–2018 menggunakan data altimetri. Geoid: Journal of Geodesy and Geomatics, 15(1), 58–64. https://doi.org/10.12962/j24423998.v15i1.3958
International Finance Corporation. (2007). Stakeholder engagement: A good practice handbook for companies doing business in emerging markets. International Finance Corporation.
Manghayu, A., & Nurdin, A. H. M. (2018). Manajemen pemangku kepentingan dalam ranah pengambilan keputusan pemerintah daerah. Jurnal MP (Manajemen Pemerintahan), 5(2), 109–124.
Masmulyadi, & Widodo, S. (2014). Analisis pendapatan nelayan bagang perahu di Kabupaten Kepulauan Selayar. Agro Ekonomi, 25(2), 150–159. https://doi.org/10.22146/agroekonomi.17193
Maurizka, I. S., & Adiwibowo, S. (2021). Strategi adaptasi nelayan menghadapi dampak perubahan iklim (Kasus: nelayan Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 5(4), 497–508. https://doi.org/10.29244/jskpm.v5i4.719
Novianti, K., Warsilah, H., & Wahyono, A. (2016). Perubahan iklim dan ketahanan pangan masyarakat pesisir. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 15(3), 203–218. https://doi.org/10.31105/jpks.v15i3.1357
Numberi, F. (2009). Perubahan iklim: implikasinya terhadap kehidupan di laut, pesisir, dan pulau-pulau kecil. Citrakreasi Indonesia.
Nurtjahjawilasa, Kartodihardjo, H., Nurrochmat, D. R., & Justianto, A. (2015). Analisis pemangku kepentingan dalam kebijakan pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia kehutanan. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 12(3), 235–248. https://doi.org/10.20886/jakk.2015.12.3.235-248
Sukmana, O. (2021). Literasi dan peran aktor pemberdaya dalam proses pemberdayaan lingkungan sosial berbasis komunitas (studi pada komunitas Kampung Wolulas, Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang). Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 11(1), 291–306. https://doi.org/10.33007/ska.v11i1.2390
Pemerintah Desa Bontosunggu. (2021). Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Desa Bontosunggu (LPPD) Tahun 2021.
Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar. (2022). Laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP) Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2022.
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang peran serta dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.
Putri, M. R., Anwar, I. P., Tarya, A., & Mandang, I. (2022). Suhu permukaan dan kandungan panas laut perairan Indonesia periode 1901–2015. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 23(2), 93–98. https://doi.org/10.31172/jmg.v23i2.841
Ramdayanti, E., Argenti, G., & Marsingga, P. (2021). Peran pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat nelayan di Desa Ciparagejaya Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa, 6(2), 194–201. https://doi.org/10.33701/jipsk.v6i2.1895
Reed, M. S., Graves, A., Dandy, N., Posthumus, H., Hubacek, K., Morris, J., Prell, C., Quinn, C. H., & Stringer, L. C. (2009). Who’s in and why? A typology of stakeholder analysis methods for natural resource management. Journal of Environmental Management, 90(5), 1933–1949.
Rumampuk, I., Sondakh, S. J., Kotambunan, O. V., Suhaeni, S., Wasak, M. P., & Tilaar, S. O. (2021). Upaya meningkatkan ekonomi keluarga nelayan tradisional pancing ulur saat normal baru di Desa Bulawan Induk Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Provinsi Sulawesi Utara. Akulturasi: Jurnal Ilmiah Agribisnis Perikanan, 9(1), 54–64.
Sari, S. M. I., Wianti, N. I., Maga, M. N. F., Az Zahra, R. A., Nasyratullah, F., Lini Quentin, N. A. M., Fauzan, A. N., Alhadi, S., Alfan, L. O. M., & Harmoko. (2022). Pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan keberdayaan rumah tangga nelayan menghadapi musim angin timur melalui inovasi pemanfaatan limbah kopra. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri, 6(1), 219–233. https://doi.org/10.35326/pkm.v6i1.1657
Subair, Kolopaking, L. M., Adiwibowo, S., & Pranowo, M. B. (2014). Adaptasi perubahan iklim komunitas desa: studi kasus di kawasan pesisir utara Pulau Ambon. Jurnal Komunitas, 6(1), 57–69. https://doi.org/10.15294/komunitas.v6i1.2943
Suharto, E. (2010). Membangun masyarakat, memberdayakan rakyat: kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Refika Aditama.
Suryadi, A. M., & Sufi, S. (2019). Strategi pemberdayaan masyarakat nelayan dalam peningkatan kesejahteraan nelayan (Studi di Kantor Camat Muara Batu Kabupaten Aceh Utara). Negotium: Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 2(2), 118–140. https://doi.org/10.29103/jimdb.v2i2.3062
TKP3KPK Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. (2004). Dokumentasi strategi penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Ulfa, M. (2018). Persepsi masyarakat nelayan dalam menghadapi perubahan iklim (ditinjau dalam aspek sosial ekonomi). Jurnal Pendidikan Geografi, 23(1), 41–49. https://doi.org/10.17977/um017v23i12018p041
Wahyudi, Muslihin, Wayudi, M., Rahman, A. A., Rizal, M., & Rahmi. (2023). Respon nelayan terhadap fenomena iklim (perspektif sosial ekonomi). Journal on Education, 5(4), 16748–16758. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2864
Wahyuni, A. S. (2019). Dampak perubahan iklim terhadap kesejahteraan nelayan tangkap di pesisir Kabupaten Batang [Skripsi, Universitas Negeri Semarang]. https://lib.unnes.ac.id/36546/
Yunindyawati, Susanto, T. A., Lidya, E., Erlina, L., & Maulana. (2022). Pemetaan aktor dan jaringan hubungan antar aktor dalam pembangunan pedesaan. Jurnal Penyuluhan, 18(2), 307–322. https://doi.org/10.25015/18202238766
Downloads
Published
License
Articles published in Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license. You are free to copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the title of the work, journal citation, link to the DOI, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.
Copyright on articles is retained by the respective author(s), without restrictions. A non-exclusive license is granted to Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat to publish the article and identify itself as its original publisher, along with the commercial right to include the article in a hardcopy issue for sale to libraries and individuals.
By publishing in Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, authors grant any third party the right to use their article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.



