Peran Pemerintah Dalam Proses Perkembangan Community-Based Tourism (CBT) (Kasus: Wisata Bahari Pantai Gope, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Banten)
DOI:
https://doi.org/10.29244/jskpm.v9i4.1592Keywords:
komunitas berbasis turisme, peran pemerintah, wisata bahariAbstract
Banten memiliki berbagai objek wisata yang menarik, salah satunya yang terletak di Pantai Gope, Karangantu. Pemerintah memiliki peran penting dan berpengaruh dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Penelitian ini mengkaji hubungan antara derajat peran pemerintah dengan tingkat pengembangan CBT di wisata bahari Pantai Gope. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan 40 responden, nelayan wisata dan pedagang, dan 6 informan sebagai subjek kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara derajat peran pemerintah dengan tingkat pengembangan CBT di wisata bahari Pantai Gope. Namun, ada hubungan antara derajat peran pemerintah dengan tingkat pengembangan CBT di wisata bahari Pantai Gope pada kasus komunitas nelayan wisata. Hal ini disebabkan karena derajat peran pemerintah yang rendah di wisata bahari Pantai Gope, tetapi karena wisata bahari Pantai Gope berada di bawah yurisdiksi Kementerian Kelautan dan Perikanan, maka pemerintah terkait memberikan perhatian kepada komunitas nelayan wisata.
Downloads
References
Aprilani, T. L., Setiawina, N. D., Marhaeni, A. A. I. N., & Dewi, M. H. U. (2021). The influence of the role of the government and community participation on the development of the tourism industry and community welfare in Central Lombok District. Psychology and Education Journal, 58(2), 1003–1013.
Badan Pusat Statistik. (2024). Kunjungan wisatawan mancanegara pada Desember 2023 mencapai 1,14 juta kunjungan, naik 20,17 persen (year-on-year). https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/02/01/2347/kunjungan-wisatawan-mancanegara-pada-desember-2023-mencapai-1-14-juta-kunjungan--naik-20-17-persen--year-on-year--.html
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). Sage Publications.
Dewi, P. S. W., Lilasari, L. N. T., & Saputra, I. G. G. (2021). Peran pemerintah daerah dalam pengembangan Desa Wisata Paksebali di Kabupaten Klungkung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Makardhi, 1(1), 52–62. https://doi.org/10.52352/makardhi.v1i1.606
Dinas Kesehatan Kota Bandung. (2023). Analisis tingkat kepuasan dan kepercayaan publik terhadap pemerintah. https://dinkes.bandung.go.id/public-trust-analisis-tingkat-kepuasan-dan-kepercayaan-publik-terhadap-pemerintah/
Habiba, M., & Yeasmin, F. (2023). Community-based tourism (CBT): A community development tool. European Journal of Business and Management, 15(17), 1–9. https://doi.org/10.7176/ejbm/15-17-01
Kecamatan Kasemen. (2024). Gambaran umum Kecamatan Kasemen. https://kasemen.serangkota.go.id/pages/gambaran-umum
Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi pariwisata. Andi.
Purnamasari, R. (2011). Pengembangan masyarakat untuk pariwisata di Kampung Wisata Toddabojo Provinsi Sulawesi Selatan. Journal of Regional and City Planning, 22(1), 1–14.
Puspitaningrum, R., & Kuntari, E. D. (2021). Pengelolaan pariwisata bahari berbasis community-based tourism dalam peningkatan ekonomi masyarakat pesisir. Media Wisata, 18(1), 1–20. https://doi.org/10.36276/mws.v18i1.72
Downloads
Published
Issue
Section
License
Articles published in Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license. You are free to copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the title of the work, journal citation, link to the DOI, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.
Copyright on articles is retained by the respective author(s), without restrictions. A non-exclusive license is granted to Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat to publish the article and identify itself as its original publisher, along with the commercial right to include the article in a hardcopy issue for sale to libraries and individuals.
By publishing in Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, authors grant any third party the right to use their article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.



