Peran Pemerintah Dalam Proses Perkembangan Community-Based Tourism (CBT) (Kasus: Wisata Bahari Pantai Gope, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Banten)

Authors

  • Khansa Auliyaa Devanka Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680, Indonesia
  • Saharuddin Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680, Indonesia
  • Ghilandy Ramadhan Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29244/jskpm.v9i4.1592

Keywords:

komunitas berbasis turisme, peran pemerintah, wisata bahari

Abstract

Banten memiliki berbagai objek wisata yang menarik, salah satunya yang terletak di Pantai Gope, Karangantu. Pemerintah memiliki peran penting dan berpengaruh dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Penelitian ini mengkaji hubungan antara derajat peran pemerintah dengan tingkat pengembangan CBT di wisata bahari Pantai Gope. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan 40 responden, nelayan wisata dan pedagang, dan 6 informan sebagai subjek kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara derajat peran pemerintah dengan tingkat pengembangan CBT di wisata bahari Pantai Gope. Namun, ada hubungan antara derajat peran pemerintah dengan tingkat pengembangan CBT di wisata bahari Pantai Gope pada kasus komunitas nelayan wisata. Hal ini disebabkan karena derajat peran pemerintah yang rendah di wisata bahari Pantai Gope, tetapi karena wisata bahari Pantai Gope berada di bawah yurisdiksi Kementerian Kelautan dan Perikanan, maka pemerintah terkait memberikan perhatian kepada komunitas nelayan wisata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprilani, T. L., Setiawina, N. D., Marhaeni, A. A. I. N., & Dewi, M. H. U. (2021). The influence of the role of the government and community participation on the development of the tourism industry and community welfare in Central Lombok District. Psychology and Education Journal, 58(2), 1003–1013.

Badan Pusat Statistik. (2024). Kunjungan wisatawan mancanegara pada Desember 2023 mencapai 1,14 juta kunjungan, naik 20,17 persen (year-on-year). https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/02/01/2347/kunjungan-wisatawan-mancanegara-pada-desember-2023-mencapai-1-14-juta-kunjungan--naik-20-17-persen--year-on-year--.html

Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). Sage Publications.

Dewi, P. S. W., Lilasari, L. N. T., & Saputra, I. G. G. (2021). Peran pemerintah daerah dalam pengembangan Desa Wisata Paksebali di Kabupaten Klungkung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Makardhi, 1(1), 52–62. https://doi.org/10.52352/makardhi.v1i1.606

Dinas Kesehatan Kota Bandung. (2023). Analisis tingkat kepuasan dan kepercayaan publik terhadap pemerintah. https://dinkes.bandung.go.id/public-trust-analisis-tingkat-kepuasan-dan-kepercayaan-publik-terhadap-pemerintah/

Habiba, M., & Yeasmin, F. (2023). Community-based tourism (CBT): A community development tool. European Journal of Business and Management, 15(17), 1–9. https://doi.org/10.7176/ejbm/15-17-01

Kecamatan Kasemen. (2024). Gambaran umum Kecamatan Kasemen. https://kasemen.serangkota.go.id/pages/gambaran-umum

Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi pariwisata. Andi.

Purnamasari, R. (2011). Pengembangan masyarakat untuk pariwisata di Kampung Wisata Toddabojo Provinsi Sulawesi Selatan. Journal of Regional and City Planning, 22(1), 1–14.

Puspitaningrum, R., & Kuntari, E. D. (2021). Pengelolaan pariwisata bahari berbasis community-based tourism dalam peningkatan ekonomi masyarakat pesisir. Media Wisata, 18(1), 1–20. https://doi.org/10.36276/mws.v18i1.72

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
“Peran Pemerintah Dalam Proses Perkembangan Community-Based Tourism (CBT) (Kasus: Wisata Bahari Pantai Gope, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Banten)”, jor. sains. kom. peng. masy., vol. 9, no. 4, pp. 200–216, Dec. 2025, doi: 10.29244/jskpm.v9i4.1592.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>