Hubungan Dinamika Kelompok dan Dukungan Penyuluhan dengan Adopsi Inovasi Fero-Lanas pada Budidaya Ubi Jalar(Kasus Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor)
DOI:
https://doi.org/10.29244/jskpm.v10i1.1601Keywords:
adopsi inovasi, dinamika kelompok, dukungan penyuluhanAbstract
Ubi jalar (Ipomea batatas L.) merupakan salah satu komoditas pangan penting di Indonesia, namun dalam sistem produksinya seringkali terhambat oleh serangan hama lanas (Cylas formicarius). Sebagai upaya alternatif pengendalian yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) adalah inovasi perangkap feromon seks bernama Fero-Lanas, yang meskipun efektivitasnya telah terbukti, penerapan dan penyebaran inovasi ini masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dinamika kelompok dan dukungan penyuluhan dengan adopsi inovasi Fero-Lanas di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Responden pada penelitian ini berjumlah 30 orang dan dipilih dengan teknik sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika kelompok tidak memiliki hubungan signifikan dengan adopsi inovasi, sedangkan dukungan penyuluhan memiliki hubungan yang kuat dan signifikan dengan adopsi inovasi Fero-Lanas di Desa Benteng.
Downloads
References
Basuki, K. N. I., Winasa, I. W., & Santoso, S. (2024). Tingkat serangan hama boleng cylas formicarius (Coleoptera: Brentidae) pada tanaman ubi jalar cilembu di Kabupaten Sumedang [Skripsi sarjana, IPB University]. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135554
Effendi, & Tukiran. (2012). Metode penelitian survei (ed. revisi). LP3ES.
Effendy, L., Yahya, M., Haryanto, Y., & Rudiat, R. (2022). Adoption of sex pheromones for pest control of sweet potato weevil of cilembu sweet potato in Sumedang District, West Java, Indonesia. Journal of Tianjin University Science and Technology, 55(1), 18–32. https://doi.org/10.17605/OSF.IO/938PR
Forsyth, D. R. (2014). Group dynamics (6th ed.). Wadsworth Cengage Learning.
Johnson, D. W., & Johnson, F. P. (2012). Joining together: Group theory and group skills (11th ed.). Pearson.
Lainawa, J., & Lenzun, G. D. (2022). Hubungan kinerja penyuluh, kemampuan komunikasi, sikap peternak dengan proses adopsi inovasi teknologi pengembangan usaha ternak babi di Kabupaten Minahasa. Zootec, 42(2), 392–404. https://doi.org/10.35792/zot.42.2.2022.43000
Leleng, S., Dethan, A., & Simamora, T. (2021). Pengaruh karakteristik peternak dan dukungan penyuluhan terhadap kemampuan teknis beternak sapi potong di Kecamatan Insana Induk. Jurnal Animal Science, 6(4), 65–68. https://savana-cendana.id/index.php/JA/artikle/download/1473/530
Mardikanto, T. (1992). Penyuluhan pembangunan pertanian. Sebelas Maret University Press.
Prayogo, Y., Setyaningsih, N., Hariyono, D., & Suminarti, N. E. (2022). Integrasi komponen pengendalian hama penggerek ubi jalar (Cylas formicarius Fab.). Jurnal Entomologi Indonesia, 19(1), 42–54. https://doi.org/10.5994/jei.19.1.42
Pustaka Pertanian. (2015, September 29). Cinta palsu Fero-Lanas membawa harapan besar petani ubi jalar. https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/index-berita/cinta-palsu-fero-lanas-membawa-harapan-besar-petani-ubi-jalar
Ramadhiana, D. A. M., Hartono, R., & Nazaruddin. (2021). Rancangan penyuluhan untuk mengubah persepsi petani ubi jalar terhadap pengendalian hama lanas menggunakan daun mimba dan feromon. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 16(2), 83–99. https://doi.org/10.51852/jpp.v16i2.507
Reddy, G. V. P., Wu, S., Mendi, R. C., & Miller, R. H. (2014). Efficacy of pheromone trapping of the sweet potato weevil (Cylas formicarius) (Coleoptera: Brentidae) based on dose, septum age, attractant, radius, and mass trapping. Journal of Chemical Ecology, 43(3), 767–773. https://doi.org/10.1603/EN13329
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Ruyadi, I., Winoto, Y., & Komariah, N. (2017). Media komunikasi dan informasi dalam menunjang kegiatan penyuluh pertanian. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 5(1), 37–50. https://doi.org/10.24198/jkip.v5i1.11522
Sjaf, S., Elson, L., Hakim, L., Godya, I. M., & Amongjati, S. A. (2020). Monografi Desa Benteng. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat IPB University. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/132621
Suhardiyono, L. (1992). Kelompok tani: Dinamika dan pengembangannya. CV Yasaguna.
Supriyatin, S. (2008). Hama boleng pada ubi jalar dan cara pengendaliannya. Buletin Palawija, (2), 22–29. https://doi.org/10.21082/bulpalawija.v0n2.2001.p22-29
Syamsir, Z., Abidin, I., & Jafar, M. I. (2024). Persepsi petani jagung terhadap efektivitas metode penyuluhan pertanian di Desa Modelidu. Jurnal Agrisistem: Seri Sosial Ekonomi dan Penyuluhan, 20(2), 60–66. https://doi.org/10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v20i2.325
Triani, A., Karlina, L., Tiyantara, M. B., Adrian, R., Fatricia, R., Ananda, Y., & Irsan, C. (2021). Perkembangan pemanfaatan feromon untuk pengendalian hama Lepidoptera di Indonesia. Dalam S. Herlinda et al. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-9 Tahun 2021: Sustainable urban farming guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di era pandemi (hlm. 202–208). Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya. https://conference.unsri.ac.id/index.php/lahansuboptimal/article/view/2325
Downloads
Published
Issue
Section
License
Articles published in Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license. You are free to copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided you give appropriate credit to the original author(s) and the title of the work, journal citation, link to the DOI, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.
Copyright on articles is retained by the respective author(s), without restrictions. A non-exclusive license is granted to Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat to publish the article and identify itself as its original publisher, along with the commercial right to include the article in a hardcopy issue for sale to libraries and individuals.
By publishing in Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, authors grant any third party the right to use their article to the extent provided by the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.



